‘PR_daTeLin3′

‘PR_daTeLin3′

Wienderum^_~061108

Aku beranjak menuju cahaya di “TIMUR KHATULISTIWA”, Membuka hati mencoba melihat yang terbaik pada titik di mana aku berdiri. Tampak di hadapanku sosok itu dan dia tersenyum. Di balik senyumnya dia berkata “HAMPA”, lalu aku menatap matanya dan di situ aku tidak melihat kehampaan, tapi justru cahaya yang menyiratkan kebisingan.

‘’Aku tidak melihat kehampaan pada dirimu, malah sebaliknya”. Ucapku, seakan mengenalnya, berbicara panjang lebar mengenai dirinya dan dia hanya menatapku.

“Apa ada yang salah dari kata-kataku tadi? ”, Aku bertanya.

“Tidak, karena itu satu sisi dari penilaianmu tentangku, dan yang kau lihat apa yang ada di kepala bukan hatiku..!”, katanya, seraya menjawab pertanyaanku.

Ternyata masih banyak hal yang belum aku lihat darinya, Tersadar selama ini kebiasaan judge minded membuatku merasa mengenalnya sudah lama padahal kita baru saling mengenal beberapa saat pada “PERPUTARAN MUSIM KETIGA” yang saat ini ingin dilaluinya.

Perjalanan kami pun dimulai…..

Diawal kami melangkah dia membuka mataku untuk melihat dirinya secara utuh, kemudian ditengah perjalanan dia mencoba membuka hatiku agar bisa merasakan kehadirannya. Sesaat kemudian semua menjadi hening sebelum kami sampai di tujuan. Tersadar, diamnya memberiku pertanyaan mengenai keberadaan dirinya dan itu menjadi ‘PR’ yang harus segera dikumpulkan….!!

Leave a Reply